kubuka catatan kecilku,
setiap kata aku coba tulis,
dan ini bukan karenamu.
aku rangkai agar terlihat indah,
dan tentu menarik.
dan ini tetap bukan karenamu.
ku ambil selembar tisu,
aku hapus air mataku.
tenang, ini juga bukan karenamu.
aku coba tulis, dan menulis, tapi apa.
aku tidak bisa menulis,
tanpamu.
karena tanpamu, aku tidak tahu bagaimana merangkai kata agar ketika ku tutup mataku, aku bisa menerima kau sudah tidak ada.
1 komentar:
salah satu anugerah terindah yang diberikan yang kuasa adalah rasa haru, indahnya saat menikmati airmata kebahagiaan dan kesedihan, dan saat itu kita telah menjadi seorang seniman
Posting Komentar