Rabu, 23 Juni 2010

bulan

bulan,
terangmu membuatku beku.
membuatku pilu.
membuatku mati kaku.

bulan,
setiap malam aku duduk, terdiam memandangmu.
mengamatimu.
waktu membawaku hingga pagi dan kehilanganmu.
tapi bulan,
aku tetap setia menunggu malam datang untuk melihatmu.
hanya melihatmu, karena aku sadar.
agar aku bisa terbangun dari mimpiku.
bahwa aku hanya bisa melihat bulan, dan tidak bisa memelukmu bulan.
karena dengan hanya melihatmu dari kejauhan cukup membuat aku senang.
senang dan sadar, sangat sulit memelukmu "bulan".

4 komentar:

dearby suganda mengatakan...

Wah ki...dalem bener.haha..
Mantep..
keren bahasanya..

Hidup **!!
Hehehe...

Anonim mengatakan...

wiiii...mntappp cill..

mpnyai makna yg bguzz...

hahaa...trz bkarya cill...

Unknown mengatakan...

memang bulan indah,
penuh pesona,
dan tentunya mengeluarkan cahaya,
tapi mengandaikan bulan untuk ada pada siang hari?
nikmatin aja pada saat terangnya bulan malam hari..begitu juga saat matahari telah terbit

Anton adhitian nugraha mengatakan...

indah dilihat dari kejauhan namun butuh pengorbanan untuk menggapainya, itulah harapan