Jumat, 18 Desember 2009

terserah dan menyerah

waktu tetap mencengkramku, aku tetap berpegangan kuat.
tapi waktu juga membuat aku melepaskan peganganku, tidak aku longgarkan tetapi benar - benar aku lepas.
mungkin selama ini aku terlalu keras berpegangan, sehingga itu justru melukai aku.
tapi sejenak aku berpikir untuk apa pegangan aku selama ini, kuat dan menjaga. ternyata aku salah menilai, atau haruskah aku berkaca untuk melihat peganganku? mungkin memang ada yang salah dari pegangan ini.
mungkin lain kali, aku tidak mencengkram terlalu keras dan justru melukai diriku sendiri.
tapi tetap saja mata ini tidak bisa jauh melihat dari keadaan, dan ketidak adilan.

1 komentar:

elanbrokoli mengatakan...

aliran air,terasa nyaman bila ia mengalir,nyaman dilihat,lain hal apabila dibendung,mungkin awalnya terlihat indah dan banyak,namun pada saatnya bendungan itu akan hancur,karena air memiliki massa