Jumat, 18 Desember 2009

ketika rusuk menembus dada

ketika aku terbangun dari semua kenyataan, mungkin kenyataan akan memori silam.
memori silam yang aku kira tidak akan terulang, tapi ternyata semua kembali dalam suatu kotak yang membuat aku susah mengingat atau melupakannya.
ketika aku melihat ke semua menjadi klise, semua hanya kemunafikan yang sebenarnya di cari selama ini.
kemunafikan yang dekat dengan pengkhianatan.
dan saat itu juga aku bisa merasa rusuk ini menembus dada.

1 komentar:

elanbrokoli mengatakan...

pengalaman,adalah guru yang berharga